Sebagai seorang terapist dan trainer dalam sebuah seminar dan pelatihan Self Motivation and B-EFT Power, banyak sekali menjumpai permasalahan – permasalah terutama masalah keluarga yang berbuntut kepada membandelnya anak mereka sampai tidak bisa mengaturnya. Suatu saat ada seorang kakek menceritkan permasalahan cucunya berusia 15 tahun yang bernama Budi (bukan nama yang sebenarnya).
Begini pak.. cucu saya sangat nakal, suka mencuri uang, bahkan hp saya dicurinya. Pulang larut malam bahkan sekarang dia dikeluarkan dari sekolah. Kami sudah bingung meghadapinya. Anak nya mana pak ? kata saya.. waduh pak, susah nak jumpa dia. Kalau gitu usahakan bawa anak nya ke klinik saya. Suatu hari datang 2 orang, ternyata seorang ibunya Budi dan Budi. Begini pak.. kata seorang ibu menceritakan permasalahan anaknya. Akhirnya saya tinggal berdua dengan anaknya. Alangkah terkejutnya saya begitu melihat lebih dalam wajah si Budi. Sosok wajah lebih tua dari umurnya 15 tahun, Seolah-olah saya berhadapan dengan seekor singa yang menerkam saya.
Saya menemukan diraut wajahnya begitu banyak permasalahan dan beban hidup yang begitu dalam, dengan sedikit menarik nafas, saya terus melakukan penterapian dengan mitode hipnoterapi, dimana saya langsung berurusan dengan otak bawah sadar nya. Kenapa harus otak bawah sadar ? karena otak bawah sadar sebuah otak yang sangat jujur dan menyimpan data – data dan program – program yang menjalankan aktifitas seseorang. Semakin baik program nya, maka semakin baik pula sikap dan tingkah lakunya, begitu pula sebaliknya. Lalu saya meneruskan masuk kedalam otak bawah sadar dan menanyakan sesuatu yang mengenai tingkah laku nya selama ini :
Terapist : Apakah Kamu pernah mencuri Hp milik orang lain?
Budi : pernah
Terapist : Apakah kamu juga mencuri Hp milik kakek kamu ?
Budi : Tidak
Terapist : Lantas kamu mencuri punya siapa aja dan sudah berapa kali
Budi : saya mengambil Hp 2 x. Pertama di sekolah dan yang kedua punya tetangga..
Terapist : Apakah kamu mencuri Uang mama dan uang kakek ?
Budi : iya..
Terapist : untuk apa uang itu ?
Budi : Untuk beli rokok dan jajan
Terapist : Kenapa kamu mencuri ? apakah kamu tak dikasi uang jajan
Budi : Dikasi pak, tapi tak banyak. Tak mencukupi
Terapist : kenapa kamu tidak betah dirumah
Budi : Karena saya benci dengan kekek yang suka ngomel
Terapist : Kenapa kamu dikeluarkan disekolah ?
Budi : karena saya sering bolos sekolah
Terapist : kenapa kamu sering bolos sekolah
Budi : karena satu ketika saya dimarahi dan dihukum, karena tidak kerjakan tugas
Terapist : apakah kamu menerima hukuman itu
Budi : tidak terima pak, karena ketika semua diberi tugas saya tidak masuk karena ada halangan.
Akhirnya saya benci dengan sekolah, dan lebih baik saya bolos terus.
Terapist : saya mencoba menggali lebih dalam permasalahan – permasalahan budi dgn pertanyaan sebagai berikut :
didalam hidup kamu, siapa2 orang yang kamu benci ?
Budi : saya benci dengan mama, kakek, dan guru yang pernah meng hukum saya.
(ternyata budi dalam hidup nya tidak terima atas perlakukan mereka)
Terapist : kenapa kamu benci mama, kakek, dan guru ?
Budi : sewaktu kecil ketika SD saya pernah diterjang dan dipukul oleh mama, hingga saya menangis dan ketakutan
bercampur benci. ( Air mata Budi mulai meneteskan air mata dan menangis)
Terapist : oke, sekarang mama kamu mau minta maaf, kamu terima maaf nya ?
Budi : (dengan tegasnya budi mengatakan) saya tdk menerimanya pak !!
Terapist : Waduh !! saya jadi kaget dan bingung !! ini anak kaihan banget, dalam hati saya. Akhirnya saya ada ide dengan
melontarkan kalimat : Oke.. Budi.. sekarang mama kamu mau minta maaf dan BERJANJI tidak akan mengulangi lagi,
kamu mau ?
Budi : Ya.. saya mau, tapi janji ya.. tak akan ulangi lagi .. dengan suara yang lirih tapi tetap menangis sedih.
Terapist : (saya jadi terharu dengan jawaban itu) akhirnya saya mulai meneruskan dan meluruskan program-program yang salah itu dengan mengatakan : Oke Budi .. sekarang kamu menjadi Budi Satu, mama kamu menjadi Budi Dua kakek kamu menjadi Budi Tiga, dan guru menjadi Budi Empat. ( Saya menggabungkan mereka yang dianggap bersalah terhadap Budi ) Sekarang budi satu menjadi budi dua yaitu mama, mama akan mengatakan : Budi satu.. mama minta maaf dan berjanji tak mau ulangi lagi. Bagaimana, sekarang kamu Siap !
Budi : Siap pak !
Terapist : oke Mulai.. Budi pun mengikuti sugesti atau kalimat yang saya sampaikan. Dan saya mengatakan,oke Budi !
sekarang kamu berubah menjadi Budi Satu dan katakan kepada budi dua (mama) : Ya Ma .. Budi terima maaf
Mama.. oke Mulai !!
Budi : Ya maa.. Budi maaf kan kesalahan mama..
Terapist : Oke Budi.. sekarang kamu senang !
Budi : ya pak ! Budi senang..
Terapist : oke selamat buat Budi.. ( inilah yang dinamakan mitode hipnoterapi ) saya terus melakukan kalimat yang sama terhadap kakek, dan guru (saya tahu nama guru tersebut tapi saya tak sebutkan namanya dan sekolah mana, demi privasi) Kalau Anda ingin tahu juga nama guru dan sekolahnya, silahkan Anda datang ke klinik kami di
jalan Basuki Rahmat No 15 Tanjungpinang telp. 7022600Pembaca sekalian.. setelah melakukan terapi dan menyadarkan Budi dari kondisi hipnosis, apa yang aneh terjadi diraut wajah Budi.. Wajah Budi kembali seperti anak –anak yang sesuai dengan usianya 15 tahun. Setelah beberapa bulan Budi dan orang tuanya tak pernah datang lagi, lantas suatu ketika saya jumpa dengan orangtua Budi. Bagaimana kabar Budi Bu.. iya pak.. sudah ada perubahan.. tapi dia masih tetap merokok.. dan masih Pulang larut malam..Mungkin Anda bertanya : pak.. apakah efek dari terapi ini permanen sifatnya ? ya.. permanen.. tetapi program otak Budi akan menjadi bingung ketika orang yang telah minta maaf tadi akan melakukan kesalahan terhadap dia. Saran saya seharusnya orang yang bermasalah juga diberi tahu, agar tidak mengulangi.
Oya pak.. kok menurut cerita ibu Budi, bahwa anaknya masih merokok. Dan pulang larut malam.. katanya efeknya permanen.. nampaknya Anda penasaran dan mau komplin yaa !! sabar.. dan tenang.. tarik nafas buang nafas..3x he he.. bercanda.
Saya akan jawab : kemungkinan yang terjadi adalah :
1. saya tidak focus terhadap melarang dan menyuruh berhenti merokok
2. program – program atau data – data yang sudah saya tanamkan akan bisa digantikan oleh program yang lebih kuat dilingkungannya. contohnya : anak kita setiap hari bermain dan berkumpul dengan teman-temannya yang tak bener alias sableng, maka apa yang terjadi ? ya bener anak tersebut akan ikut sableng. Maka nya peran orangtua sangatlah penting untuk mengontrolnya. dan penting buat orangtua harus bisa meng update kemampuannya dalam hal mendidik.
Bagaimana cara meng update ? ada 2 cara :
1. Silahkan datang kembali ke klinik saya.
2. Silahkan Anda mengingikuti seminar dan pelatihan saya.
3. Kalau Anda sudah melakukan berbagai cara untuk memperbaiki anak kita, termasuk ikut pelatihan saya, namun anak Anda masih bermasalah juga, saran saya silahkan Anda introspeksi diri Anda, jangan terlalu cepat salahkan anak Anda dan orang lain.
Coba ingat kembali siapa diri kita, ingat lingkungan kita, saudara kita, mesjid disebelah kita.. uang kita datang dari mana, apakah datang dari tempat yang benar atau sebaliknya.. dan yang terakhir, bertobatlah..
Pembaca..
JANGANLAH KITA MEMUPUK TANAMAN DENGAN RACUN, PASTI TANAMAN ITU RUSAK.. Anda mungkin kurang menerima apa yang saya sampaikan, tetapi.. wahai saudaraku.. itu betul..
Pesan saya ”
JADIKANLAH dirimu orang yang JUJUR, dan KAU boleh yakin bahwa didunia ini telah berkurang Satu PENCUNDANG”
Sekian dan terima kasih.. Salam keluarga..